Dalam upaya meningkatkan mutu penyelenggaraan Tri Dharma Perguruan Tinggi serta memperkuat tata kelola kelembagaan dan jejaring akademik, Fakultas Hukum Universitas Bengkulu (FH UNIB) melaksanakan kegiatan benchmarking ke Fakultas Hukum Universitas Andalas (FH Unand) pada 10–11 Juli 2026. Kegiatan ini diikuti oleh Dekan, Wakil Dekan Bidang Sumber Daya, Ketua dan Sekretaris Unit Penjaminan Mutu, para Ketua Program Studi, perwakilan Rumah Jurnal, Pusat Kajian, serta dosen muda FH UNIB.
Kunjungan diawali dengan pertemuan resmi antara pimpinan kedua fakultas yang diisi dengan pemaparan profil institusi dan diskusi mengenai strategi pengembangan pendidikan tinggi hukum. Dalam kesempatan tersebut, FH Unand berbagi praktik baik (best practices) dalam pengelolaan kelembagaan, pengembangan akademik, penelitian, publikasi ilmiah, serta internasionalisasi perguruan tinggi.
Salah satu agenda utama benchmarking adalah mempelajari tata kelola Departemen Hukum Internasional FH Unand, termasuk pengelolaan akademik, pengembangan kurikulum, serta strategi peningkatan penelitian dan publikasi. Selain itu, rombongan juga memperoleh masukan terkait pengembangan pusat kajian sebagai referensi dalam pembentukan Pusat Studi Samudra Hindia di Fakultas Hukum Universitas Bengkulu. Sebagai bentuk penguatan hubungan kelembagaan, kedua fakultas turut menandatangani Perjanjian Kerja Sama yang diharapkan menjadi dasar pelaksanaan berbagai program kolaboratif, seperti pertukaran dosen dan mahasiswa, penelitian bersama, publikasi ilmiah, seminar internasional, serta pengembangan kapasitas sumber daya manusia.
Di sela-sela kegiatan, pimpinan FH UNIB juga melakukan pertemuan akademik dengan sejumlah profesor dari FH Unand dan Universiti Malaya untuk menjajaki peluang kerja sama internasional di bidang penelitian, publikasi, visiting professor, dan pengembangan jejaring akademik di kawasan Asia Tenggara.
Melalui kegiatan benchmarking ini, Fakultas Hukum Universitas Bengkulu memperoleh berbagai pengalaman dan praktik baik yang akan menjadi referensi dalam penguatan tata kelola akademik, pengembangan Departemen Hukum Internasional, pembentukan Pusat Studi Samudra Hindia, serta peningkatan mutu penelitian, publikasi ilmiah, dan kerja sama nasional maupun internasional. Kontributor : Pipi Susanti, S.H., M.H












