2 Mahasiswa FH Ikut “The Next International Student Mobility”

Pre-Departure Orientation atau biasa disingkat PDO adalah seminar keberangkatan yang diselenggarakan oleh UPT Kerja Sama dan Layanan Internasional UNIB untuk mahasiswa-mahasiswi UNIB yang akan melaksanakan program International Student Mobility tahun 2019.

“International Student Mobility” merupakan program tahunan UPT Kerja Sama dan Layanan Internasional (UPT – KSLI) Universitas Bengkulu untuk memberikan pengalaman internasional kepada mahasiswa UNIB yang memenuhi kriteria dan lolos seleksi untuk mengunjungi dan belajar di Perguruan Tinggi luar negeri yang menjadi mitra UNIB.

PDO yang dilaksanakan pada Kamis, 4 Juli 2019 ini diikuti oleh 41 mahasiswa/i UNIB, dekan, dosen-dosen dari berbagai fakultas dan dipimpin langsung oleh Kepala UPT KSLI UNIB Yansen, Ph.D. Acara ini dibuka oleh Wakil Rektor bidang Akademik Prof. Lizar Alfansi, SE., MBA., Ph.D. 

Sebanyak 41 mahasiswa/i yang berasal dari 8 fakultas akan melaksanakan kegiatan seperti Internship, International Community Service, Credit Transfer, Cultural Exchange dan Short-term study dan Short-course. Kegiatan-kegiatan tersebut diselenggarakan di 6 negara yakni Malaysia, Thailand, Vietnam, Kamboja, Taiwan dan Australia. Dua orang diantaranya yaitu “Gian Duano npm B1A016127” mahasiswa Fakultas Hukum semester 6 melaksanakan International Community Services di Malaysia dan “Mega Martina Napitupulu npm B1A017148” mahasiwi Fakultas Hukum semester 4 melaksanakan kegiatan Internship di Thailand.

Gian dan Mega mengungkapkan bahwa Calon peserta International Student Mobility Program mengikuti 2 tahap seleksi yaitu seleksi berkas dan seleksi wawancara. Selain itu calon peserta yang mendaftar merupakan mahasiswa UNIB aktif, minimal semester 4 dan maksimal semester 8, IPK paling rendah 2,75, mampu berbahasa Inggris dengan baik, berbadan sehat dan belum pernah mengikuti program serupa dengan biaya UNIB.

Pada tahap seleksi berkas, peserta melakukan registrasi online, mengisi formulir pendaftaran dan melengkapi berkas-berkas seperti fotokopi KTM, fotokopi transkrip nilai, fotokopi skor TOEFL, surat keterangan sehat dari dokter, serta sertifikat prestasi (jika ada) ke UPT KSLI sesuai dengan jadwal yang telah ditentukan.

Calon peserta yang dinyatakan lulus seleksi berkas selanjutnya mengikuti seleksi wawancara. Mahasiswa/i yang lulus seleksi wawancara ditetapkan sebagai peserta International Student Mobility Program 2019.

International Student Mobility Program ini dilaksanakan untuk mendukung Visi UNIB menjadi universitas kelas dunia tahun 2025.

Melalui kegiatan ini diharapkan mahasiswa akan merasakan atmosfir akademik internasional dan mendapatkan pengalaman berinteraksi dengan masyarakat internasional yang berbeda budaya sehingga akan membentuk karakter positif mahasiswa yang lebih baik. [Penulis : Yagie Putra, S.H., M.H ; Poto : Unib.ac.id]