Resmi, FH UNIB Buka Magister Kenoktariatan

Tidak ada komentar 164 views

AKHIR 2016 ini Fakultas Hukum Universitas Bengkulu telah resmi membuka Progam Pascasarjana (S2) Kenotariatan dengan gelar M.Kn. Pendaftaran mahasiswa perdana akan dilakukan Januari 2017 dan proses perkuliahan dimulai semester genap.
Prof Herawan dan Prof Budi
Dekan Fakultas Hukum UNIB, Prof. Dr. Herawan Sauni, SH, MS pada acara pembekalan calon tenaga pengajar Magister Kenotrariatan, Kamis (22/12/2016) lalu menjelaskan, setelah melalui perjuangan panjang, akhirnya program ini resmi dibuka sesuai dengan Keputusan Menteri Riset, Teknologi dan Pendidikan Tinggi (Kemenristekdikti) No. 465/KPT/I/2016.
Fakultas Hukum UNIB sangat bangga dan patut bersyukur karena keputusan menteri ini merupakan pembukaan S2 Kenotariatan terakhir menjelang diberlakukannya moratorium oleh Kemenristekdikti.
“Alhamdulillah, kita sangat bersyukur. Berkat perjuangan panjang akhirnya S2 Kenotariatan ini mendapat izin dari Kemenritekdikti. Lebih mengharukan lagi, karena keluarnya izin ini menjelang diberlakukan moratorium,” ujar Prof. Herawan.
Dengan dibukanya program ini kata Prof. Herawan, maka jumlah program pascasarjana di FH UNIB bertambah menjadi dua program, setelah S2 Ilmu Hukum (MH) yang sudah melahirkan sejumlah alumni.
Pembukaan program pascasarjana ini, selain sebagai upaya meningkatkan kualitas dan daya saing institusi juga bertujuan memenuhi kebutuhan masyarakat lokal maupun nasional. Sebab, jumlah pendidikan S2 notaris sangat minim, sementara jumlah lulusan sarjana yang berminat sangat besar.
“Kebutuhan notaris semakin besar. Di Bengkulu ini saja misalnya, minimal 50 Notaris, tapi yang ada sekarang hanya beberapa saja. Karena itu, dibukanya program S2 Kenotariatan FH UNIB ini diharapkan mampu memenuhi kebutuhan masyarakat di bidang kenotarisan,” papar Prof. Herawan, seraya mengimbau para lulusan sarjana hukum untuk segera mendaftarkan diri pada program ini.
Acara pembekalan tenaga pengajar dilaksanakan sebagai salah satu persiapan akhir menjelang pendaftaran mahasiswa baru S2 Kenotariatan. Kegiatan ini dilaksanakan di aula Laboratorium Hukum sekaligus sebagai Sekretariat S2 Kenotariatan.
Prof. Budi Pembekalan di UNIB
Acara ini diikuti sejumlah dosen FH UNIB dengan pemateri Prof. Dr. Budi Santoso, SH, MS. Prof. Budi merupakan Ketua Badan Kerjasama Magister Kenotariatan Perguruan Tinggi Seluruh Indonesia, juga sebagai Ketua Program Studi Magister Kenotariatan Universitas Diponegoro–Semarang, Jawa Tengah.
Prof. Budi memberikan apresiasi kepada FH UNIB yang telah resmi membuka Program Magister Kenotariatan. Dengan demikian, Universitas Bengkulu menjadi universitas ke 18 yang sudah memiliki Magister Kenotariatan dari seluruh Perguruan Tinggi Negeri seluruh Indonesia.
“Ini merupakan S2 Kenotariatan ke 18 dari seluruh PTN Indonesia. Saya ikut bangga dan memberikan apresiasi sebesar-besarnya pada FH UNIB. Sebab saya tahu, perjuangan ini tidaklah mudah,” ujarnya seraya berharap agar program ini mampu dikelola dengan baik dan menghasilkan lulusan yang siap memenuhi kebutuhan Notaris di Bengkulu maupun di Indonesia umumnya.
Prof. Budi Foto bersama dekan dan dosen
Sementara itu, Ketua Program Studi Magister Kenotariatan FH UNIB, Dr. Tito Sofyan, SH, MS menjelaskan, pasca pembekalan dosen tenaga pengajar ini, pihaknya segera melakukan pendaftaran mahasiswa baru.
“Sudah ada beberapa alumni, lulusan sarjana hukum lainnya yang siap mendaftar sebagai mahasiswa perdana S2 Kenotariatan FH UNIB. Bila proses pendaftaran lancar, bulan Februari kita mulai perkuliahan,” ujarnya.
Ditambahkan Dr. Tito Sofyan, proses perkuliahan nantinya dilakukan secara reguler pada sore hari Senin s.d Jumat. Tenaga pengajar, berasal dari dosen FH UNIB sendiri, Praktisi Notaris dari Ikatan Notaris Indonesia, serta Expert lainnya termasuk Prof. Budi Santoso yang merupakan Bapak Notaris Indonesia.
“Para lulusan nantinya diharapkan mampu segera membuka Kantor Notaris untuk memenuhi kebutuhan masyarakat. Selain itu, para lulusan juga bisa berkiprah mengisi kebutuhan instansi pemerintah, badan swasta, perbankan dan sektor lainnya,” tukas Tito Sofyan. (Penulis Purna Herawan Foto By Adrian )